Home » , » CARA MENGHITUNG VOLUME KEBUTUHAN PAVING BLOCK

CARA MENGHITUNG VOLUME KEBUTUHAN PAVING BLOCK

Pada kesempatan yang lalu kita sudah mengenal apa itu paving block beserta pola pemasangan paving block. Pada kesempatan yang berbeda ini kita akan sedikit membahas mengenai cara menghitung kebutuhan paving block pada suatu pekerjaan. Mengapa kita perlu mengetahui jumlah kebutuhan paving block pada suatu pekerjaan dan seberapa penting hal itu dilakukan? Mari kita uraikan bersama.

Tujuan dari menghitung kebutuhan paving block adalah untuk mengetahui jumlah paving block yang diperlukan atau yang akan digunakan. Hal ini sangat berkaitan pada proses pengadaan atau pembelian paving block itu sendiri. Dengan mengetahui jumlah kebutuhannya maka pengadaan dapat dilakukan secara efektif dan efisien.

 Apabila dari awal tidak diketahui berapa kebutuhan paving block yang akan digunakan maka yang mungkin terjadi adalah kekurangan maupun kelebihan dari bahan paving block itu sendiri. Hal ini sangatlah merugikan. Contohnya Jika terjadi kekurangan unit paving block maka perlu dilakukan pengadaan lagi dan ini mungkin akan menyebabkan membengkaknya biaya, khususnya pada biaya angkutan. Pada kondisi tertentu pengangkutan dengan sekali angkut akan lebih efektif ketimbang pengangkutan yang dilakukan secara berulang. Belum lagi jika paving block yang digunakan bersifat khusus misalnya dari segi mutu, bentuk, maupun warna, kekurangan dalam melakukan pengadaan juga dapat memungkinkan terjadinya kerugian dari sisi waktu. 

Lantas bagaimana jika yang terjadi ternyata unit paving block yang diadakan atau dibeli melebihi dari jumlah kebutuhannya? 

Jika yang terjadi adalah kelebihan maka unit yang berlebih tersebut tidak terpakai atau sia sia. Dan ini menjadi sebuah kerugian apa lagi jika jumlah paving block yang tidak terpakai sangat banyak. Namun hal ini dapat diminimalkan dengan cara menyimpan unit paving block yang tersisa untuk digunakan kembali pada pekerjaan lain berikutnya. Kerugian akan tetap terjadi, terutama pada biaya yang harus dilakukan selama proses pengangkutan maupun penyimpanan material paving block yang kelebihan tersebut. 

Dari kejadian tersebut terlihat seberapa pentingnya mengetahui jumlah kebutuhan paving block yang akan digunakan. Untuk itu, berikut adalah cara menentukan jumlah kebutuhan paving block:


Cara pertama mengetahui jumlah kebutuhan paving block adalah dengan cara pengujian pemasangan.
Jumlah paving block yang akan dipakai dapat diketahui dengan melakukan tes atau uji coba pemasangan. Cobalah lakukan pemasangan paving block untuk luasan kurang lebih 1 m2 . Kemudian Hitung jumlah paving block yang terpasang. Dengan begitu anda sudah dapat mengetahui berapa jumlah paving block permeterperseginya. Jika anda ingin mengetahui jumlah total untuk suatu luasan tertentu, anda hanya perlu mengkalikan antara total luasan dengan jumlah paving block permeterperseginya. 
Contohnya seperti ini. Anda ingin mengetahui jumlah paving block yang akan anda gunakan untuk pekerjaan jalan dengan ukuran lebar 1 m dan panjang 10 m. setelah dilakukan uji coba pemasangan diketahui untuk 1 m2 diperlukan 50 buah paving block. Jadi keperluan paving block untuk jalan tersebut dengan luasan 10 m2 adalah 10 dikali 50 atau sama dengan 500 buah.


Cara kedua untuk mengetahui kebutuhan paving block adalah dengan cara membagi luas total kebutuhan dengan luas sebuah paving block. 

 PAVING BLOCK, paving block persegi panjang, paving block tipe c,
Paving block persegi panjang
Contohnya, paving block yang akan digunakan berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 20 cm, lebar 10 cm, dan tebal 5 cm. Dengan mengkalikan panjang dan lebar akan didapat luasan yang dapat ditutupi untuk satu buah paving block yaitu 0,2 m x 0,1 m = 0,02 m2 
Seperti contoh sebelumnya, luasan totalnya adalah 10 m2, maka untuk mengetahui kebutuhan paving blocknya adalah 10 m2 ÷ 0,02 m2 = 500 buah. 

Demikianlah dua cara sederhana menghitung kebutuhan paving block. Silahkan anda pilih cara mana yang sesuai dengan anda.

0 komentar: