Home » » Metode pelaksanaan pekerjaan patching

Metode pelaksanaan pekerjaan patching

Penambalan (patching) dilakukan untuk memperbaiki kerusakan – kerusakan pada badan jalan terutama pada lapisan perkerasan dengan penutup aspal.

Kerusakan - kerusakan yang dimaksud disini adalah kerusakan seperti adanya Lubang, Jalan Bergelombang, Alur dengan kedalaman lebih dari 30 mm pada badan jalan, Ambles dengan kedalaman yang lebih dari 50 mm dan retak buaya dalam jumlah yang besar.

Metode pelaksanaan pekerjaan patching adalah sebagai berikut:


  • kenakan perlengkapan keselamatan bagi setiap pekerja dan Pasang rambu peringatan atau barikade  di sekitar lokasi pekerjaan.
  • Beri tanda batas berbentuk bujur sangkar atau empat persegi panjang bagian permukaan perkerasan yang akan ditambal menggunakan cat atau kapur, salah satu sisi tanda batas harus sejajar dengan sumbu jalan
  • Gunakan asphalt cutter untuk memotong perkerasan beraspal sesuai dengan tanda batas yang telah dibuat. pemotongan perkerasan beraspal dengan asphalt cutter dapat dilihat pada video berikut:





  • bongkar perkerasan beraspal secara manual dengan menggunakan alat bantu, apabila tambalan cukup luas, pembongkaran dapat dilakukan dengan menggunakan motor grader. Pembongkaran perkerasan beraspal tidak hanya bagian lapis permukaan saja tapi harus mencakup tanah dasar dengan kedalaman sesuai dengan gambar rencana atau petunjuk direksi pekerjaan. 
  • Tuangkan agregat Kelas A ke dalam lubang segera setelah selesai penggalian. 

penghamparan agregat 


  • Lakukan pemadatan setiap lapis agregat sampai benar-benar padat menggunakan alat pemadat seperti combination vibratory roller. Pada lapisan agregat yang telah dipadatkan dilakukan pengujian dengan alat sand cone. Kepadatan lapisan agregat harus sesuai dengan spesifikasi teknis pekerjaan. 
  • Semprotkan lapis resap pengikat (prime coat) dengan menggunakan asphalt sprayer secara merata pada permukaan agregat. 
  • Hamparkan campuran aspal di atas permukaan yang telah dilapis dengan resap pengikat (prime coat)baik menggunakan alat penghampar atau secara manual, campuran aspal yang ditebarkan harus sama atau setara dengan lapisan aspal di sekitar lokasi penambalan (patching) kecuali diperintahkan berbeda oleh direksi pekerjaan.
  • Padatkan campuran aspal dengan combination vibratory roller atau dengat alat lain yang disetujui direksi pekerjaan 
  • Bersihkan tempat pekerjaan dari sisa-sisa pekerjaan agar tidak mengganggu atau membahayakan para pengguna jalan 
  • Demobilisasi alat-alat pekerjaan dan para pekerja

2 komentar:

ibnu mengatakan...

membantu sekali...makasih infonya tambah ilmu

ibnu mengatakan...

makasih infonya...sangat membantu tambah wawasan