Home » , » PEKERJAAN SURVEY BAGI KONTRAKTOR

PEKERJAAN SURVEY BAGI KONTRAKTOR

Bagi konsultan Pekerjaan survey dilakukan ketika ingin melakukan perencanaan. Namun berbeda dengan kontraktor. Pekerjaan survey bagi kontraktor dilakukan pada dua kondisi. Yaitu pada saat penyusunan RAB untuk penawaran pekerjaan dan juga pada saat pekerjaan akan dimulai.

survey topografi, pengukuran proyek, alat survey
Survey Topografi adalah salah satu pekerjaan survey yang paling sering dilaksanakan
Namun perlu diingat, kebutuhan akan pekerjaan survey dan jenis survey yang dilakukan berbeda pada setiap pekerjaan. Pekerjaan Survey yang dimaksudkan disini mungkin tidak sedetail survey untuk perencanaan. Namun survey pada tahapan ini tidaklah kalah pentingnya dan akan sangat berpengaruh ketika tidak dilakukan.

  • Pekerjaan survey untuk pembuatan RAB penawaran


Pekerjaan survey untuk keperluan pembuatan RAB penawaran pekerjaan dilakukan untuk memberikan informasi yang lebih rinci agar RAB yang dihasilkan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. 

Ketidaktersediaan informasi yang cukup dapat menjadi Penyebab RAB tidak sesuai dengan realisasi. Jika ternyata harga realisasi berada dibawah harga RAB tentu tidak akan menjadi masalah, namun bagaimana jika yang terjadi justru sebaliknya? Bukannya untung yang anda dapat malah buntung yang anda terima.

Lantas informasi seperti apa saja yang perlu kita dapatkan saat survey pada tahap ini?


Informasi yang dibutuhkan adalah tentang kondisi sebenarnya lokasi pekerjaan.
Kondisi bangunan disekitar lokasi, kondisi tanah, jalan akses, ketersedian sumber daya, lokasi pengambilan bahan ( tanah timbunan, agregat, batu, pasir, dan lain lain), biaya angkutan atau harga pasaran untuk lokasi tersebut dan bahkan kondisi sosial disekitar lokasi juga perlu untuk anda ketahui.

Untuk mendapatkan informasi yang cukup tentang lokasi pekerjaan anda dapat bertanya langsung pada warga atau masyarakat yang berada disekitar lokasi atau melalui pengamatan secara langsung saat anda survey dilokasi tersebut.

Semakin detail kita mengetahui kondisi lokasi pekerjaan maka akan semakin mudah kita untuk melakukan estimasi dan juga dapat menentukan metode pelaksanaan yang bagaimana yang sesuai dengan kondisi lokasi tersebut.

  • Pekerjaan survey Sebelum pekerjaan dimulai


Pada tahapan ini pekerjaan survey dimaksudkan untuk memeriksa kembali apakah perencanaan yang telah ada masih sesuai dengan kondisi saat pekerjaan akan dilaksanakan. 

Sebagai contoh pada pekerjaan pemeliharaan jalan. Dengan adanya jeda waktu antara perencanaan dengan pelaksanaan Jumlah volume kerusakan jalan tentu akan berubah. Semakin lama jeda waktunya maka tidak menutup kemungkinan jumlah volume kerusakan akan semakin bertambah. Karena hal inilah diperlukan pekerjaan survey lagi. 

0 komentar: