Home » , , , » APA ITU BRONJONG?

APA ITU BRONJONG?

Apa itu bronjong? Bronjong adalah kotak (keranjang) yang terbuat dari anyaman kawat besi yang berlapis seng atau galvanis yang diisi dengan batu - batu. Dalam proses pembuatannya, kawat besi dianyam membentuk lubang lubang segi enam beraturan menggunakan mesin khusus untuk menghasilkan lilitan yang kuat dan seragam.

bronjong, sungai, tepian sungai, pasangan bronjong, gabion, kawat

Fungsi bronjong

Bronjong berfungsi untuk melindungi tebing atau tepian sungai dari erosi yang diakibatkan oleh aliran air. selain itu, bronjong kawat juga dapat digunakan sebagai bendung pada sungai untuk menaikkan atau meninggikan level muka air. sehingga aliran sungai dapat dimanfaatkan untuk keperluan irigasi. jika dipasang di daratan, bronjong atau gabion dapat berfungsi untuk mencegah kelongsoran pada tebing atau lereng timbunan maupun galian.

Ukuran bronjong

Ukuran bronjong terbilang cukup beragam. mulai dari yang panjangnya 2 meter hingga 6 meter. dan bahkan jika diperlukan bronjong dapat dipabrikasi sesuai dengan kebutuhan. Sedangkan untuk ukuran bronjong kawat yang sesuai dengan standar SNI atau yang umum digunakan dapat anda lihat pada tabel berikut:

ukuran bronjong sni, standar bronjong, kawat anyaman, bentuk bronjong
Ukuran bronjong SNI 03-0090-1999

Keuntungan dan kerugian bronjong

Bronjong dapat dikategorikan sebagai jenis konstruksi sederhana sehingga dalam pelaksanaannya tidak memerlukan peralatan khusus maupun keterampilan tertentu (mudah pengerjaannya). kalau kita lihat dari segi biaya, pekerjaan bronjong juga dapat dikatakan ekonomis atau relatif murah jika dibandingkan dengan konstruksi lainnya yang berfungsi sejenis. Selain itu bahan yang digunakan juga tidak banyak dan sangat mudah ditemukan. Untuk pengerjaan bronjong bahan yang digunakan yaitu, unit bronjongnya beserta kawat pengikat dan bahan pengisinya berupa bebatuan.

Selain beberapa keuntungan tersebut, penggunaan bronjong  juga tetap memiliki kekurangan. Diantaranya adalah kekuatan konstruksinya yang hanya bergantung pada kekuatan kawat anyaman sedangkan kawat tersebut sangat rawan dari karat apalagi jika bersentuhan langsung dengan air yang memiliki kadar garam atau asam yang tinggi.

0 komentar: