Home » , , » Pengertian opname proyek dan langkah langkah melakukan opname pada pekerjaan TPT pasangan batu

Pengertian opname proyek dan langkah langkah melakukan opname pada pekerjaan TPT pasangan batu

Pengertian opname proyek

Dalam kehidupan sehari-hari istilah opname seringkali diartikan dengan rawat inap dirumah sakit. Namun pengertiannya menjadi sangat jauh berbeda ketika menyangkut suatu proyek. Opname proyek adalah suatu kegiatan pengukuran dan atau pemeriksaan terhadap hasil dari suatu pekerjaan dengan tujuan untuk mengetahui capaian (progress) dari suatu pekerjaan tersebut.

Pelaksanaan opname idealnya dilakukan oleh setiap pihak yang terlibat dalam suatu proyek, sebut saja diantaranya adalah pihak owner atau pemilik pekerjaan, pihak kontraktor atau pelaksana pekerjaan, serta konsultan pengawas pekerjaan.

Pada pekerjaan yang tugas dan fungsi pengawasan berada di owner, maka pelaksanaan opname dapat dilakukan oleh owner dengan kontraktornya saja. Sama halnya seperti pada kontraktor dengan sub-kontraktornya, kontraktor dengan mandor atau dengan kepala tukang borongan.

Berikut kumpulengineer bagikan cara pelaksanaan opname lapangan untuk pekerjaan tembok penahan tanah dari pasangan batu:

Langkah langkah pelaksanaan opname lapangan atau pengukuran untuk pekerjaan tembok penahan tanah dari pasangan batu.

Pada pekerjaan TPT (Tembok Penahan Tanah) dari pasangan batu volume pekerjaan seringkali dinyatakan dalam satuan meter kubik (m3). sehingga dalam pelaksanaan opname lapangan, ukuran atau dimensi pasangan batu (bentuk trapesium) yang perlu diukur dan diketahui adalah panjang, lebar atas, lebar bawah, dan juga tinggi dari pasangan batu tersebut.
opname proyek, cara opname, pasangan batu, siring, penahan tanaha

Berikut adalah cara atau langkah langkah untuk melakukan opname TPT pasangan batu :

  • Ukur panjang dari TPT dan berikan tanda pada tiap jarak tertentu.
  • Ukur dimensi penampang pasangan batu.
Pada pengukuran dimensi lebar atas, lebar bawah, dan juga tinggi pasangan batu dapat dilakukan pada tiap jarak tertentu. Misalnya setiap 10 m, 25 m , atau bahkan setiap 50 m jika kondisi pasangan batu dianggap tidak mengalami perubahan ukuran yang signifikan. Sesuai dengan tanda yang diberikan pada saat pengukuran panjang pada langkah pertama yang telah disebutkan diatas. Namun perlu diingat semakin jauh jarak titik pengukuran maka akan semakin berkurang tingkat ketelitiannya.

Dalam hal pengukuran tinggi pasangan batu, usahakan benar benar pengukuran dilakukan dari dasar pasangan batu hingga bagian atasnya. Jika bagian bawah pasangan batu tertutup oleh timbunan maka diperlukan penggalian agar dasar pasangan batu tersebut dapat terlihat. sehingga pengukuran dapat dilakukan secara maksimal.

  • catat setiap data hasil pengukuran.
Setelah semua data selesai dikumpulkan, tahapan selanjutnya adalah menghitung volume terpasang dari TPT pasangan batu tersebut. Untuk cara perhitungannya anda dapat mengikuti langkah langkahnya yang ada pada artikel terdahulu mengenai cara menghitung volume pasangan batu.

  • Dan yang terakhir adalah mendokumentasikan pelaksanaan opname, Baik dalam bentuk fhoto maupun video.
Keberadaan dokumentasi pelaksanaan sangatlah penting, mengingat hasil dokumentasi tersebut akan menjadi bukti bahwa benar telah dilakukan opname pada pekerjaan tersebut.

0 komentar: