Kenormalan baru bagi para pekerja konstruksi di lapangan

Merebaknya penyebaran covid-19 mempengaruhi semua sisi kehidupan. Tidak terkecuali pada dunia konstruksi. Mulai dari adanya pemotongan anggaran, penundaan pekerjaan hingga yang terburuk pembatalan pekerjaan konstruksi. Semuanya dilakukan pemerintah untuk mengatasi pandemi ini.

Sudah hampir 3 bulan sejak kasus pertama positif terjangkit virus corona terjadi di indonesia. Pemerintah sudah mulai melonggarkan beberapa aturan yang sebelumnya diterapkan. Misalnya terkait penghentian sementara penerbangan, mengizinkan pekerja yang berumur dibawah 45 tahun untuk kembali bekerja, dan lain sebagainya. 

Kita mulai diajak untuk berdamai dengan corona dan menjalani kenormalan yang baru. Kegiatan atau pekerjaan yang dulu mungkin tidak pernah atau jarang sekali dilakukan kini mungkin menjadi suatu keharusan untuk menyesuaikan diri dengan kondisi saat ini. 

kenormalan baru bagi para pekerja konstruksi di lapangan

kenormalan baru untuk pekerja konstruksi

Berikut adalah beberapa kenormalan baru bagi para pekerja konstruksi di lapangan :

  • Menggunakan masker

Jika dulu masker di proyek hanya digunakan untuk melindungi diri dari debu, semen, asap, dan atau bahan kimia lain yang menyengat, kini masker menjadi APD (alat pelindung diri) yang paling mendasar dan harus digunakan disetiap pekerjaan.

  • Pemeriksaan suhu tubuh

Akan ada pemeriksaan suhu tubuh sebelum memasuki kawasan konstruksi sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19 dilingkungan kerja.

  • Jaga jarak

Prosedur jaga jarak akan diterapkan di kegiatan meeting/ rapat koordinasi proyek,  di saat pelaksanaan pekerjaan, termasuk juga disaat para pekerja istirahat. 

  • Cuci tangan dengan sabun

Sarana cuci tangan harus tersedia di lokasi pekerjaan mengingat cuci tangan dengan sabun selama 20 sampai 30 detik terbukti efektif membersihkan bakteri, kuman, termasuk virus yang menempel di permukaan tangan. 

Tidak ada komentar untuk "Kenormalan baru bagi para pekerja konstruksi di lapangan"

Berlangganan via Email